Pasuruan fyi.co.id – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci sekaligus memperkuat pendidikan karakter religius, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Pondok Ramadhan 1447 Hijriah bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan spiritual yang dilaksanakan serentak di seluruh satuan pendidikan negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Program tersebut diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan bersama Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah sejak dini.
Pembukaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2026 dan akan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.
Setelah seremoni pembukaan, pelaksanaan kegiatan diserahkan kepada masing-masing lembaga pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tris Krisni Astuti melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, M. Syamsudin, menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk tingkat SMP, Pondok Ramadhan dilaksanakan pada 26 hingga 28 Februari 2026. Sementara itu, tingkat SD berlangsung pada 27 sampai 29 Februari 2026.
Menurut Syamsudin, sekolah diberi kewenangan mengatur teknis kegiatan sesuai kondisi masing-masing. Termasuk di antaranya opsi pelaksanaan dengan sistem menginap maupun pulang pergi.
“Kalau mau menginapkan para anak didik, ya silahkan. Kami perbolehkan dan kami serahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada masing-masing lembaga. Tapi kalau memakai sistem pulang ya silahkan,” jelasnya. Selasa (24/2/2026).
Selama kegiatan berlangsung, para siswa akan mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, shalat dhuha dan dzuhur berjamaah, kajian dan ceramah keislaman, praktik ibadah, kegiatan bakti sosial, santunan, hingga perlombaan bernuansa Islami.
Rangkaian tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun karakter disiplin dan kepedulian sosial.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan tidak hanya terbatas pada siswa. Guru dan tenaga kependidikan turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Tidak hanya siswa saja, tapi guru dan tenaga kependidikan yang lain juga kami libatkan untuk sama-sama menyemarakkan kegiatan pondok ramadhan,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menyampaikan bahwa Pondok Ramadhan menjadi bagian dari implementasi visi dan misi kepala daerah dalam meningkatkan keshalehan masyarakat.
“Karena kesholehan masyarakat dimulai dari dini, salah satunya melalui pondok ramadhan seperti ini. Apalagi menambah kesholehan masyarakat itu jadi visi pertama Pak Bupati Rusdi bersama saya sebagai wakilnya,” tegasnya.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh kegembiraan.
“Pesan saya, ikutilah kegiatan pondok ramadhan ini dengan seksama dan senang. Karena pasti manfaatnya akan melekat pada diri semua yang mengikutinya,” harapnya.
Melalui Pondok Ramadhan ini, pemerintah daerah berharap nilai-nilai spiritual yang ditanamkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan mampu membentuk generasi yang berkarakter, religius, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Tinggalkan Balasan