JAKARTA, Fyi.co.id – Anggota DPR RI Komisi XIII, Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag., menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila melalui perencanaan program kerja yang terarah dan penggunaan anggaran yang efektif. Hal tersebut disampaikan dalam rapat komisi antara Komisi XIII DPR RI dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang membahas rencana program kerja dan anggaran tahun 2026.
Rapat komisi ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kedewanan DPR RI, setelah sebelumnya DPR RI menggelar rapat paripurna. Dalam rapat bersama BPIP tersebut, Komisi XIII secara khusus mendalami arah kebijakan, prioritas program, serta kebutuhan anggaran BPIP untuk tahun anggaran 2026.
Dra. Hj. Anisah Syakur menilai bahwa perencanaan program BPIP ke depan harus mampu menjawab tantangan ideologis bangsa, khususnya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang berpotensi menggerus nilai-nilai Pancasila.
“Program kerja BPIP ke depan harus dirancang secara strategis, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda, agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan membumi,” ujar Anisah Syakur dalam rapat komisi tersebut.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, setiap alokasi anggaran BPIP harus berorientasi pada hasil dan dampak nyata bagi penguatan ideologi Pancasila di berbagai lapisan masyarakat.
“Anggaran negara yang dialokasikan untuk BPIP harus digunakan secara efektif dan tepat sasaran. DPR RI, khususnya Komisi XIII, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Rapat komisi DPR RI Komisi XIII bersama BPIP ini diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman bersama terkait rencana program kerja dan anggaran tahun 2026, sekaligus memperkuat peran BPIP sebagai lembaga strategis dalam menjaga dan membumikan ideologi Pancasila di Indonesia.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan