Pasuruan fyi.co.id – Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0819/Pasuruan menggelar rapat koordinasi (rakor) guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Data Makodim 0819/Pasuruan, Jalan Veteran No. 5, Kota Pasuruan, Sabtu (7/3/2026).

Rakor dipimpin oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0819/Pasuruan, Mayor Infanteri Sugianto, dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan maupun persiapan penutupan program tersebut.

Dalam kesempatan itu, Mayor Inf Sugianto menjelaskan bahwa upacara penutupan TMMD Reguler ke-127 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026 di Lapangan Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Sebelum pelaksanaan upacara penutupan, akan dilaksanakan gladi kotor pada Selasa, 10 Maret 2026 sebagai bagian dari persiapan teknis kegiatan.

“Upacara penutupan direncanakan dimulai pukul 09.00 WIB dan akan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.,” ujar Mayor Inf Sugianto dalam rapat tersebut.

Ia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan penutupan nanti juga akan dilakukan penyerahan secara simbolis hasil pelaksanaan program TMMD kepada Bupati Pasuruan sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Selama pelaksanaan TMMD di Desa Wonosari, Satgas TMMD Kodim 0819/Pasuruan telah menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik.

Beberapa di antaranya meliputi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan fasilitas umum seperti sekolah dan mushola, pembangunan sarana MCK, hingga penyediaan akses air bersih bagi warga.

Selain itu, program TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga desa, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Mayor Inf Sugianto berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan dukungan maksimal agar rangkaian kegiatan penutupan TMMD berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Rakor ini merupakan tahap akhir dalam memantapkan koordinasi seluruh unsur yang terlibat, sehingga pelaksanaan penutupan TMMD dapat berlangsung dengan baik,” katanya.

Program TMMD sendiri merupakan wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.