Malang fyi.co.id – Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai promosi investasi yang beredar melalui saluran komunikasi. Tawaran keuntungan tinggi yang disertai iming-iming hasil cepat perlu diperiksa lebih dahulu sebelum calon investor mengambil keputusan.
BRI Branch Office Malang Soekarno Hatta menilai pemahaman terhadap produk investasi menjadi bagian penting dalam menentukan keputusan penempatan dana. Masyarakat juga perlu mengenali pihak yang menawarkan serta memastikan legalitasnya.
Branch Office Head BRI Malang Soekarno Hatta Johanes Alfred Simanjuntak mengatakan, tingginya imbal hasil tidak semestinya menjadi satu-satunya dasar dalam memilih investasi.
“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Alfred.
Menurutnya, masyarakat perlu membandingkan informasi yang diterima dengan sumber resmi sebelum menentukan pilihan. Langkah tersebut dapat membantu calon investor mengetahui karakteristik produk sekaligus memahami risiko yang mungkin muncul.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan apabila sebuah penawaran memberikan janji keuntungan yang tinggi dalam waktu singkat dan tidak wajar. Situasi tersebut semakin perlu dicermati apabila informasi mengenai produk, mekanisme investasi, dan pihak penyelenggara tidak disampaikan secara jelas.
Verifikasi legalitas pihak yang menawarkan juga menjadi langkah yang penting. Masyarakat perlu mengetahui pihak yang berwenang mengawasi produk investasi yang ditawarkan serta memperoleh informasi melalui kanal yang dapat dipercaya.
BRI juga mengingatkan bahwa pencantuman nama, logo, atau identitas perusahaan tertentu dalam materi penawaran tidak otomatis menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki hubungan resmi dengan perusahaan yang disebutkan.
“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Alfred.
Masyarakat yang mendapatkan tawaran investasi dari pihak yang belum dikenal sebaiknya tidak terburu-buru melakukan transfer. Pemberian data pribadi maupun informasi perbankan juga perlu dihindari sampai identitas dan legalitas pihak tersebut benar-benar terverifikasi.
Jika terdapat dugaan penipuan atau penyalahgunaan identitas BRI, masyarakat dapat mengamankan bukti komunikasi dan transaksi. Selanjutnya, laporan dapat disampaikan melalui kanal resmi BRI maupun kepada pihak berwenang.
Untuk memastikan informasi terkait produk dan layanan BRI, masyarakat dapat mengakses situs bri.co.id. Informasi juga tersedia melalui Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook, YouTube BANK BRI, Contact BRI 1500017, serta Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp 0812-1214-017.


Tinggalkan Balasan