MALANG – Keputusan untuk berinvestasi perlu diawali dengan informasi yang cukup, bukan sekadar tergiur besarnya keuntungan. Masyarakat diimbau memastikan kredibilitas pihak yang menawarkan dan memahami risiko produk sebelum menyerahkan dana.
Pesan tersebut disampaikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Malang Kawi. BRI menilai kewaspadaan menjadi penting seiring semakin beragamnya penawaran investasi yang dapat dijumpai masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi.
Branch Office Head BRI Malang Kawi Meirino Dwi Handoyo mengatakan, investasi dapat menjadi bagian dari pengelolaan keuangan apabila dilakukan dengan pertimbangan yang tepat.
Menurutnya, calon investor perlu memahami karakteristik produk serta tingkat risiko yang melekat sebelum menentukan pilihan. Pemahaman tersebut juga perlu disertai pengecekan terhadap pihak yang menawarkan investasi.
“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Meirino.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, terutama apabila tingkat keuntungan yang ditawarkan terlihat tidak wajar.
Informasi mengenai mekanisme investasi, penggunaan dana, potensi keuntungan, hingga risiko seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka oleh pihak yang menawarkan. Apabila informasi tersebut tidak jelas, masyarakat disarankan tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Verifikasi legalitas juga perlu dilakukan. Masyarakat dapat memastikan identitas pihak yang menawarkan serta mengetahui lembaga yang mempunyai kewenangan untuk mengawasi produk investasi yang ditawarkan.
“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Meirino.
BRI juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi maupun informasi perbankan kepada pihak yang belum terverifikasi. Transfer dana sebaiknya tidak dilakukan sebelum informasi mengenai pihak dan produk dipastikan kebenarannya.
Jika ditemukan dugaan penipuan atau penggunaan nama dan identitas BRI secara tidak sah, masyarakat dapat menyimpan bukti komunikasi, dokumen penawaran, dan bukti transaksi. Laporan selanjutnya dapat disampaikan melalui kanal resmi BRI maupun kepada pihak berwenang.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan BRI dapat mengakses situs bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI.
Selain itu, informasi dapat diperoleh melalui Contact BRI 1500017 serta Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.


Tinggalkan Balasan