Pasuruan fyi.co.id — Ajang Lomba Inovasi dan Teknologi Kabupaten Pasuruan Maju, Adil, dan Sejahtera (INOPAMAS) 2026 mencapai puncaknya dengan penyerahan Anugerah INOPAMAS 2026 kepada para inovator terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (7/7/2026).
Kompetisi tahunan ini menetapkan pemenang pada empat kategori utama, yakni Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Teknologi dan Nonteknologi, Pendidikan/Pembelajaran, serta Milenial.
Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi kategori Terinovatif.
Pada kategori Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, inovasi SAKTI Plus yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan berhasil meraih predikat terbaik pertama.
Posisi terbaik kedua ditempati inovasi Pakde Ketawa dari Puskesmas Gondangwetan, disusul BANDROL milik RSUD Bangil sebagai terbaik ketiga.
Selanjutnya, inovasi Gerbang Kembar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menempati peringkat keempat, Tuan Josam dari RSUD Grati berada di posisi kelima, sedangkan inovasi Prokasih milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan meraih predikat terbaik keenam.
Pada kategori Teknologi dan Nonteknologi, inovasi Bimbel Akar Rumput yang dikembangkan Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti Desa Alas Telogo, Kecamatan Lekok, dinobatkan sebagai peraih terbaik pertama.
Sementara itu, kategori Pendidikan/Pembelajaran dimenangkan oleh inovasi BISMA dari UPT Satuan Pendidikan SDN Baujeng 1.
Adapun kategori Milenial dimenangkan Bank Sampah Sari Asri melalui inovasi Sari Asri Digital Hub. Penghargaan kategori Terinovatif diberikan kepada RSUD Grati atas berbagai inovasi yang dikembangkan.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang sekaligus berharap inovasi yang lahir tidak berhenti pada ajang perlombaan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pemenang, semoga inovasi yang telah diciptakan betul-betul memberikan manfaat secara berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, inovasi yang berhasil dikembangkan perlu terus disebarluaskan agar dapat menginspirasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya berbagai terobosan baru untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kepada semua pemenang, saya berharap dapat mengembangkan inovasinya untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan. Bisa menularkan inovasinya untuk memacu masyarakat agar lahir inovasi yang berkelanjutan,” harapnya.
Sementara itu, perwakilan Diskominfo Kabupaten Pasuruan, Ratna Widiawati, mengaku bersyukur atas keberhasilan inovasi SAKTI Plus meraih predikat terbaik pertama pada kategori Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.
Ia mengatakan, SAKTI Plus dirancang sebagai layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun perangkat daerah untuk memperoleh informasi dan konsultasi terkait teknologi informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
“Jelas bangga sebagai putra daerah, karena ini bukti nyata kontribusi terhadap pembangunan dan layanan publik. Jadi silahkan apapun masalahnya terkait teknologi informatika di Kabupaten Pasuruan, silahkan layangkan di sakti plus,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan