KEDIRI – Konsistensi menjadi bagian penting dalam perjalanan Dwi Astuti membangun usaha di Kelurahan Pakunden, Kota Kediri. Memulai bisnis sejak 2015, Dwi kini tidak hanya menjalankan usaha penjualan dan jasa, tetapi juga menjadi BRILink Agen yang melayani kebutuhan transaksi keuangan masyarakat.
Usaha tersebut berawal dari bengkel perbaikan ban sepeda yang kemudian dilengkapi dengan penjualan ban dan oli. Dwi juga membuka usaha ATK serta menyediakan berbagai perlengkapan sekolah.
Upaya mengembangkan bisnis dilakukan secara bertahap. Pada 2016, Dwi memperoleh KUR BRI yang dimanfaatkan untuk menambah fasilitas usaha berupa mesin fotokopi, printer, etalase, serta perlengkapan ATK.
Dari hubungan sebagai nasabah BRI, Dwi kemudian mengenal peluang kemitraan melalui BRILink Agen. Ia pun memanfaatkannya untuk menambah aktivitas usaha sekaligus memberikan layanan transaksi kepada warga sekitar.
Menurut Dwi, menjadi BRILink Agen memberikan manfaat karena selain dapat membantu kebutuhan masyarakat, aktivitas tersebut turut memberikan tambahan pemasukan bagi keluarga.
“Alhamdulillah, ada manfaatnya bermitra dengan BRI. Tambah-tambah pemasukan buat membantu uang sekolah anak,” ujar Dwi.
Kini, puluhan transaksi dapat dilayani Dwi setiap harinya. Rata-rata terdapat sekitar 50 transaksi dalam sehari, sedangkan pada waktu tertentu jumlahnya bisa melebihi 100 transaksi.
Salah satu periode yang membuat transaksi meningkat adalah ketika berlangsung penyaluran bantuan pemerintah. Masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan transaksi secara lebih dekat.
Layanan yang diberikan mencakup pembayaran tagihan listrik, pengisian saldo dompet digital, transfer antarbank, serta berbagai transaksi perbankan lainnya.
Dwi menyadari keberadaan BRILink Agen lain di sekitar lokasi menjadi bagian dari persaingan usaha. Namun, ia tetap mempertahankan pelayanan dan berusaha menjaga kepercayaan pelanggan.
“Paling kendalanya kalau pas ada gangguan sistem atau teknis saja. Selebihnya disyukuri saja,” ungkap Dwi.
Pemimpin BRI Branch Office Kediri Adi Nugroho mengatakan kemitraan BRILink Agen dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha masyarakat.
“Perjalanan Ibu Dwi menjadi contoh bagaimana BRILink Agen dapat tumbuh bersama usaha yang dijalankan masyarakat. Tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi warga sekitar, keberadaannya juga menciptakan peluang tambahan pendapatan bagi agen dan mendukung aktivitas ekonomi di lingkungannya,” ujar Adi Nugroho.
Hingga Juli, BRI Kediri mencatat 7.605 BRILink Agen dengan total 2.372.182 transaksi. Adapun sales volume yang tercatat mencapai Rp2,73 triliun.
Adi mengatakan BRI akan terus memperkuat jaringan BRILink Agen sebagai salah satu bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan masyarakat.
“BRI berharap para mitra BRILink Agen dapat terus berkembang dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat. Dengan jaringan yang semakin dekat, masyarakat dapat memperoleh layanan keuangan dengan lebih mudah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” tambah Adi.
Dwi berharap perjalanan usaha yang telah dimulainya sejak 2015 dapat terus berlanjut. Kemitraan dengan BRI menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi Dwi untuk melayani kebutuhan masyarakat di lingkungannya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan